oleh

Event Santa Claus Ambon Libatkan Komunitas Musik dan 70 UMKM, Wujudkan Ekosistem Kota Musik.

MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon β€” Dinas Pariwisata Kota Ambon resmi menggeser konsep perayaan Santa Claus tahun ini menjadi sebuah “event” kreatif yang melibatkan berbagai komunitas, khususnya UMKM dan komunitas musik. Langkah ini sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon untuk memperkuat ekosistem kota musik serta menghadirkan ruang kolaborasi yang inklusif bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon “Christian Tukloy, S.Pi”, Senin (1/12) menjelaskan bahwa meski Santa Claus identik dengan tradisi umat Kristen, pemerintah kota ingin mengembangkan kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan yang juga berdampak pada sektor ekonomi kreatif.

β€œIni sejalan dengan harapan Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota untuk mewujudkan sebuah ekosistem yang mendorong Ambon sebagai kota musik. Ke depan, menjelang Ramadhan dan perayaan keagamaan lainnya, kita juga akan menghadirkan festival serupa untuk merajut kebersamaan kota secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ledakan Pendaftar UMKM: 169 Dalam Satu Hari

Antusiasme pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terlihat luar biasa. Saat pendaftaran dibuka secara daring hanya dalam satu hari, sebanyak 169 UMKM langsung mendaftar, belum termasuk yang mendaftar lewat WhatsApp. Totalnya ditaksir menembus lebih dari 200 UMKM.

Namun, setelah melalui proses kurasi, hanya sekitar 70 UMKM yang terpilih untuk terlibat. Kurasi dilakukan berdasarkan kualitas produk, kemasan, merek, dan konsistensi desain.

β€œKita kurasi untuk memastikan produk yang tampil beragam dan layak. Ini juga untuk menjaga kualitas event,” ungkap Kadis Pariwisata.

Belanja Dulu Baru Dapat Kupon, UMKM Rasakan Dampak Langsung

Untuk memastikan perputaran ekonomi di area kegiatan, panitia menerapkan sistem kupon berbasis transaksi. Pengunjung diwajibkan berbelanja terlebih dahulu di stan UMKM sebelum mendapatkan kupon undian maupun kupon layanan gratis seperti “photo booth” 360 derajat.

β€œKalau orang hanya datang ambil undian tanpa belanja, UMKM tidak dapat apa-apa. Pemerintah memfasilitasi, tapi kalau tidak ada transaksi, operasional UMKM jadi lebih besar dari hasilnya,” tegasnya.

Menuju Kalender Tahunan Pariwisata Ambon

Dinas Pariwisata menargetkan event Santa Claus ini masuk dalam kalender tetap pariwisata Kota Ambon selama masa kepemimpinan Wali Kota Bodewin Wattimena dan Wakil Wali Kota Ely Toisutta.

β€œKita berharap event ini menjadi agenda tahunan. Jadi persiapan bisa dilakukan sejak awal tahun,” ujarnya.

Dengan konsep yang lebih inklusif dan berorientasi pada ekonomi kreatif, event Santa Claus tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat Ambon sebagai kota musik sekaligus menghidupkan kembali ekonomi UMKM lokal.(LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed