oleh

DPP Hena Hetu Kembali Pada Pendiri dan Pemimpin Pendahulunya. Hurasan dan Kepengurusan Siap Bawa Kebesaran Hena Hetu di 11 Kabupaten Kota Di Maluku

MANGGUREBEMAJU.COM, Perhimpunan Adat Anak Negeri Jazirah Leihitu (DPP Hena Hetu) menyelenggarakan konferensi pers di Kantor Gubernur Maluku pada Jumat, 20 Juni 2025, untuk mengumumkan deklarasi resmi penyatuan organisasi.

Acara ini berlansung dilantai 2 ruang rapat khusua Gubernur Maluku dihadiri oleh Ketua Umum DPP Hena Hetu, Ir. M. Saleh Hurasan, Dr. Achmad Jais Ely, S.T., M.Si, dan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M, serta Pengurus DPP Hena Hetu.

DPP Hena Hetu adalah Perhimpunan Adat Anak Negeri Jazirah Leihituyang terdiri dari 22 Negeri Adat di jazirah Leihitu, Jazirah Leihitu sendiri terdiri dari 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Leihitu (12 Negeri), Kecamatan Leihitu Barat (5 negeri) dan Kecamatan Salahutu (5 Negeri).

DPP Hena Hetu adalah organisasi kemasyarakatan yang sah dan di akui oleh negara Indonesia berdasarkan akta notaris Nomor 01 Tahun 2022 dan Surat Keputusan Kemenkumham No. AHU 0006658.AH.01.07 Tahun 2022 Tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Perhimpunan Anak Negeri Jazirah Leihitu Hena Hetu serta Surat Keterangan terdaftar pada Badan Kesatuan bangsa dan politik Pemerintah Provinisi Maluku.

Dengan Mencermati perjalananan organisasi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir dimana telah terjadi dinamika perpolitikan yang menyebabkan terjadinya dualisme Hena Hetu, untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini saya Ir. M. Saleh Hurasan Selaku Ketua Umum DPP Hena Hetu ingin menyampaikan bahwa dengan di adakannya konfrensi pers hari ini maka semua perbedaan yang pernah terjadi kami akhiri dan hanya ada satu DPP Hena Hetu yang sah berdasarkan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku yaitu DPP Hena Hetu dengan Ketua umum Ir. M. Saleh Hurasan. dan Brigjen Karel Albert Ralahalu sebagai UPU NUNU Hena Hetu serta para raja/ Upu se Jazirah Leihitu sebagai Dewan Pertimbangan

Dengan demikan Hena Hetu yang merupakan satu kekuatan besar dengan berbagai potensi alam dan sumber daya yang ada telah kembali dalam satu payung HENA HETU dan tidak ada lagi faksi faksi lain yang menyebabkan tidak harmonisnya semangat hidup orang basudara di jazirah leihitu.

sesuai dengan tema kita hari ini WARISAN LELUHUR, MASA DEPAN BERSAMA JAGA, RAWAT DAN MAJUKAN” JAZIRAH LEIHITU maka Hena Hetu atau negeri yang bangkit adalah warisan leluhur yang harus kita jaga, rawat dan majukan untuk masa depan bersama anak cucu kita di jazirah leihitu.

sekarang saat Jazirah Leihitu maju, berkembang dan Sejahterah, upu nunu hena hetu dalam pesanya menyampaikan bahwa sekarang jazirah telah bersatu tidak ada lagi dualisme, saatnya jazirah bangkit dan bersama siap membantu pemerintah dalam memajukan pembangunan di Maluku khususnya di jazirah, harapan upu nunu dan harapan kami semua Masyarakat jazirah Kepada pemerintah daerah Maluku kiranya dapat memperhatikan pembangunan di jazirah karna sudah tertinggal saat ini.

beberapa saat kedepan DPP Hena Hetu Akan melaksanakan rapat kerja guna membahas dan merumuskan propgram program yang baik bagi perkembangan dan kemajuan Jazirah leihitu, pada

kesempatan ini juga saya ingin menyampaikan DPP Hena Hetu akan segera membentuk DPC Pada 11 kab/kota di Maluku guna bersinergi dengan Pemerintah Daerah Baik tingkat kab/kota maupun provinsi guna kemajuan Maluku secara umum dan terkhususnya jazirah Leihitu.

terakhir saya ingin menyampaikan Terima Kasih kepada Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Terutama Bapak Gubernur Maluku yang sangat peduli dengan Situasi dan Kondisi di Jazirah termasuk juga Penyatuan ini. Kiranya Tuhan Yang mahakuasa senantiasa melindungi Bapak dalam tugas tugas mendatangkan Kebaikan bagi Maluku tercinta. Wasalam, “tutup Ir. M. Saleh Hurasan Ketua Umum. (*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *