oleh

Boy Sangadji: Golkar Harus Solid Menuju 2029, Siap Jalankan Amanah Partai

MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon — Wakil Koordinator Bidang Fungsi Kebijakan Publik I DPD Partai Golkar Maluku, Boy Sangadji, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-61 Partai Golkar bukan hanya seremonial semata, melainkan bagian dari konsolidasi besar menuju target utama Partai Golkar pada tahun 2029. Hal tersebut ia sampaikan usai acara penutupan syukuran HUT ke-61 Partai Golkar di Ambon.

“Golkar ke-61 ini merupakan bagian dari upaya untuk mendorong semua kader agar tetap solid. Karena target kita adalah tahun 2029. Program-program yang dijalankan pun harus menyentuh masyarakat secara langsung, sesuai tagline kita: “Suara Rakyat adalah Suara Golkar,” ujar Boy Sangadji.

Ia menyampaikan bahwa Partai Golkar kini tengah memasuki fase perubahan besar, termasuk dalam konsolidasi internal, pembenahan struktur, serta rehabilitasi infrastruktur partai. Salah satunya adalah renovasi kantor sekretariat DPD Partai Golkar Maluku, yang kini tengah berlangsung.

“Rumah tua kita perbaiki dulu. Setelah selesai, barulah kita bicara soal Musda. Musda itu sendiri bukan soal siapa yang mau jadi ketua, tapi bagaimana kita menjaga kebersamaan. Lewat musyawarah, satu atau dua hari selesai. Yang penting, kita solid,” tegasnya.

Terkait peluang dirinya untuk maju sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Boy menegaskan bahwa dirinya belum menyatakan diri sebagai calon. Ia menghormati mekanisme yang berlaku dalam partai, yaitu melalui musyawarah dan mufakat.

“Saya belum menyatakan diri untuk maju. Kalau diperintahkan oleh Ketua Umum, saya siap menjalankan penugasan. Tapi prinsip saya jelas, siapapun yang ditunjuk oleh Ketua Umum, kita harus hormati. Kalau saya tidak ditentukan, tidak jadi masalah. Yang penting Golkar tetap solid,” katanya.

Ia juga menanggapi isu nasional dengan menegaskan bahwa seluruh kader Partai Golkar, termasuk di Maluku, berkomitmen penuh untuk mendukung pemerintahan yang sah serta bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Tugas kita mendukung Presiden dan Wakil Presiden, serta seluruh program pemerintah. Di Maluku, kami juga mendukung dan bersinergi dengan Gubernur. Ini adalah bagian dari loyalitas kader terhadap keputusan partai,” jelasnya.

Boy Sangadji juga menekankan bahwa dalam hal Pengganti Antar Waktu (PAW) maupun Musda, semua keputusan diserahkan kepada mekanisme internal partai. Sebagai Ketua Soksi dan Koordinator Bidang Hukum di DPD Golkar Maluku, ia berkomitmen menjaga integritas dan menghormati struktur organisasi.

“Semua kita kembalikan kepada mekanisme partai. Tidak boleh ada langkah di luar aturan. Karena tujuan kita satu, yaitu menjaga kekompakan dan mempersiapkan Golkar agar memegang peranan penting pada 2029,” tutupnya.(LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *