MANGGUREBEMAJU.COM, Malam puncak pemilihan duta bahasa provinsi Maluku tahun 2025 dilaksanakan di gedung pertunjukkan Balai Bahasa Provinsi Maluku pada Sabtu malam, 28 Juni 2025.
Acara ini dihadiri oleh Plt kepala disdikbud Maluku, Kepala balai bahasa Maluku, Ny. hj rohani Vanath, Kadis pariwisata Maluku, Kepala dinas perpustakaan dan kearsipan maluku, kepala dinas pemuda dan olahraga provinsi Maluku, kepala pelestarian dan kebudayaan provinsi Maluku, kepala taman budaya provinsi Maluku, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, kepala pemuda dan olahraga Kota Ambon, Kepala museum siwalima, rektor Universitas Pattimura, rektor universitas AM Sangaji Ambon, Rektor ukim Ambon, Rektor stikes Maluku, Kepala UPTD bahasa Universitas Sangaji provinsi Maluku
(IPSI).

Diawali Laporan Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Kity Karenisa, S.S., M.A
Beliau menjelaskan bahwa tujuan pemilihan duta bahasa provinsi Maluku 2025 ini sejalan dengan tujuan pemilihan duta bahasa tingkat nasional tahun 2025.
Yang mana secara umum bertujuan untuk meningkatkan peran generasi muda di Indonesia dalam memantapkan fungsi bahasa Indonesia bahasa daerah dan bahasa asing sesuai dengan ranah penggunaannya.
Dibahasnya pula dari 71 bahasa daerah yang tersisa dan tercatat di Provinsi Maluku hanyalah 68 bahasa daerah.
Dari 227 peserta generasi muda yang berusaha, berusia 18 sampai 25 tahun yang mendaftar, kemudian 211 yang lolos administratif dan yang tersisa hanyalah 30 generasi muda diberbagai kabupaten kota Ambon provinsi Maluku.
Beliau berharap duta bahasa terpilih nanti, memiliki kewajiban sebagai agen mitra strategis negara, melalui badan pengembangan dan pembinaan bahasa dalam upaya memperkuat literasi kebahasaan dan sastra perlindungan bahasa dan sastra daerah serta internasional.

Kemudian dilanjutkan sambutan
Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Drs. Imam Budi Utomo, M.Hum., menyampaikan, Balai bahasa merupakan lembaga pemerintah yang kantornya ini dibiayai dari uang rakyat, ini akan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bagi pemerintah, juga bagi lembaga-lembaga yang ada di provinsi Maluku.
Badan Pengembangan pembinaan bahasa di bawah pemerintahan pendidikan dasar dan menengah memiliki 4 program prioritas, Pertama, adalah pengutamaan bahasa negara atau kedaulatan bahasa negara, Kedua, berkaitan dengan literasi kebahasaan dan kesastraan, Ketiga, terkait dengan melindungi bahasa dan sastra, Keempat adalah penginternasionalan bahasa Indonesia
Kita harus jaga bahasa Indonesia sebagai bahasa negara sebagai bahasa persatuan, yang dimana salah satu anak berdarah Maluku yaitu Jong Ambon sudah mendeklarasikan di dalam teks sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, kemudian ditandai pada tanggal 18 Agustus 1945 UUD 45 disahkan oleh BPUPKI yang pada pasal 36 dinyatakan bahasa negara ialah bahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia juga sudah diakui oleh UNESCO konsekuensinya kita bisa menggunakan bahasa Indonesia dalam sidang-sidang resmi UNESCO dan kita harus menyiapkan penerjemah-penerjemah interpreter-interpreter dalam sidang-sidang umum UNESCO.
Harapan beliau semoga kerjasama kolaborasi Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, bisa dilanjutkan dan bisa kita tingkatkan.

Dalam kesempatan yang sama sebelum membuka Malam puncak pemilihan duta bahasa, Gubernur provinsi Maluku diwakili oleh kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku Drs.James Leiwakabessy, M.M., membrikan sambutan sekaligus membuka kegiatan ini yang ditandai dengan pemukulan tifa.
Beliau membrikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Balai bahasa provinsi Maluku, yang secara konsisten menggelar kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang untuk berkompetensi, melainkan menjadi wadah pemindahan generasi muda Maluku dalam pengutamaan bahasa Indonesia, khusunya dalam pelestarian bahasa daerah dan penguasaan bahasa asing.
Dengan semangat idealisme Dan keberanian para pemuda masa lalu menjadi teladan bagi generasi masa kini apalagi derasnya arus globalisasi dan kompleksitas otonomi daerah kita.
“Saya menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud nyata dari komitmen bersama untuk mencetak generasi muda bukan hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki kepedulian terhadap bahasa dan sastra sebagai identitas bangsa”.
Beliau mengajak kita semua untuk gunakan bahasa Indonesia sebagai lambang persatuan, serta rawat dan hidupkan bahasa daerah sebagai akar jati diri serta kuasai bahasa asing sebagai jembatan untuk dunia bersama kita ciptakan Maluku yang lebih maju berdaya saing dan tetap berakar pada kebudayaan.
Gubernur Maluku juga menitipkan sebuah harapan semoga duta bahasa dapat menampilkan yang terbaik di tingkat nasional nanti.
“Saya titipkan dan harapkan agar duta bahasa yang mewakili provinsi maluku mampu menampilkan yang terbaik memajukan nama daerah dan mengharumkan Maluku di tahun pemberian duta bahasa tingkat nasional tahun 2025”.
Apresiasi yang sama juga disampaikan Kepala bidang pengawasan dan pemasaran pariwisata Provinsi Maluku Zainal A.Launuru S,STP.MSi atas peran duta bahasa dalam menyampaikan hal-hal baik bagi pariwisata kedepan.

Harapan yang disampaikan, kiranya duta bahasa dapat menampilkan yang terbaik bukan hanya bahasa sendiri tapi juga pariwisata.
“Kami berharap bisa berkolaborasi untuk tidak hanya bahasa sendiri tapi juga mempromosikan pariwisata kita yang ada di Provinsi Maluku ke depan”
Dari giatnya Samuel Edric Noya sebagai ikatan ketua duta bahasa provinsi Maluku dan teman-temannya dimana mereka juga telah mempromosikan pariwisata provinsi Maluku, sehingga makin dikenal luas lewat promosi yang mereka tampilkan.
Dijelaskan beliau bahwa Promosi pariwisata ditampilkan melalui video-video lewat kolaborasi dengan dinas pariwisata dan tiga tempat pariwisata yaitu gong perdamaian, pantai liang, maupun pantai namalatu, dan mereka siap untuk menyiapkan lokasi khususnya dalam mempromosikan pariwisata provinsi Maluku.
Akhirnya dari 30 peserta duta bahasa, kemudian di saring menjadi 10 peserta, dan dari 10 peserta menghasilkan putra putri terbaik duta bahasa provinsi Maluku.
Kategori putra
1.Glenn Christison Manusama
2.Rafael Janjaan
3.Styven Marthin Batjeran
Juara favorit putra
Adrian Pelupessy
Kategori putri
1.Sheila Imanuella Thenu
2.Bethania Glorya Uneputty
3.Allyssia E.J.Vigeleyn Nikijuluw
Juara favorit putri
Gracia S.Waas.
Kiranya duta bahasa provinsi Maluku dapat menampilkan yang terbaik di tingkat nasional, serta dapat mempromosikan bahasa daerah tetapi juga dapat mempromosikan tempat pariwisata provinsi Maluku untuk disampaikan kepada seluruh masyarakat. Pungkasnya. (LD)








Komentar