oleh

Telkomsel Dorong Inovasi Digital Anak Muda Lewat Papua Maluku Digital Bootcamp 2025

MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon, 12 November 2025 — Telkomsel terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di wilayah Indonesia Timur melalui peluncuran “Papua Maluku Digital Bootcamp (PMDB) 2025”. Program ini bertujuan membekali generasi muda di Papua dan Maluku dengan kemampuan berinovasi serta memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan solusi yang berdampak bagi masyarakat.

General Manager Consumer Business Telkomsel Maluku dan Papua, “Fajri Adi Firmansyah”, menjelaskan bahwa PMDB merupakan ajang pelatihan dan pendampingan intensif bagi peserta untuk mengembangkan ide dan inovasi berbasis digital di lima bidang utama: ekonomi dan kewirausahaan, kesehatan, lingkungan dan sosial, pendidikan, serta pariwisata.

“Kami ingin anak-anak muda di Papua dan Maluku mampu melihat permasalahan di sekitar mereka dan melahirkan solusi yang inovatif dengan memanfaatkan teknologi digital,” ujar Fajri usai kegiatan peluncuran di Universitas Pattimura Ambon, Rabu (12/11).

Program PMDB 2025 akan digelar melalui ‘roadshow’ di tujuh kampus, dimulai dari Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon dan dilanjutkan ke enam kampus lainnya di Papua. Setelah itu, peserta akan mengikuti pelatihan daring selama enam minggu melalui platform Zoom.

Dari total sekitar 3.000 pendaftar, akan dipilih “20 peserta terbaik” untuk mengikuti tahap pendampingan dan magang selama lima bulan di Telkomsel. Selama periode tersebut, peserta akan mendapatkan pelatihan intensif, dukungan pengembangan ide, serta insentif bulanan.

“Target kami bukan sekadar pelatihan, tapi benar-benar ada hasil nyata. Kami ingin minimal lima ide terbaik bisa diwujudkan menjadi produk atau ‘startup’ yang berdampak bagi masyarakat,” jelas Fajri.

Para peserta terbaik akan bersaing memperebutkan “total hadiah sebesar Rp28 juta”, yang akan diberikan kepada lima pemenang utama pada akhir program, Juni 2026 mendatang.

Selain mendorong inovasi digital, Telkomsel juga berkomitmen memperluas akses jaringan di wilayah kepulauan Maluku yang memiliki tantangan geografis. Fajri menegaskan bahwa Telkomsel terus meningkatkan kualitas infrastruktur, termasuk memperkuat jaringan berbasis satelit dan radio di daerah-daerah terpencil seperti Pulau Buru, Seram, dan Namlea.

“Konektivitas di daerah pegunungan memang menantang. Solusi paling efektif saat ini adalah satelit. Kami juga bekerja sama dengan Starlink sebagai opsi sementara, sambil terus mengevaluasi kebutuhan dan potensi investasi infrastruktur permanen di wilayah tersebut,” ujarnya.

Fajri menambahkan, Telkomsel bersama Telkom Group juga aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku dalam berbagai inisiatif digital, termasuk pengembangan “Learning Management System (LMS)” di kampus, serta rencana penerapan sistem “smart city”.

“Kami ingin digitalisasi di Ambon dan Maluku tidak hanya jadi jargon, tapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Fajri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *