MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon – Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, “Benhur G. Watubun”, menegaskan bahwa refleksi Natal harus menjadi spirit perjuangan politik yang berorientasi pada kepentingan kemanusiaan dan rakyat kecil, bukan semata-mata kepentingan partai.
Hal itu disampaikan Benhur dalam wawancara usai perayaan Natal bersama keluarga besar PDI Perjuangan Maluku, yang dihadiri pengurus, kader, serta keluarga mereka, Selasa, 6 Januari 2026 di rumah dinas ketua DPRD Provinsi Maluku. Ia menyampaikan harapan agar Tuhan senantiasa memberkati PDI Perjuangan dalam setiap agenda politik ke depan.
“Ini spirit dalam tugas-tugas pertama kami. Sejak dilantik, saya sudah lima kali memimpin rapat pleno untuk menegaskan tugas dan tanggung jawab partai, termasuk pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang akan digelar di Jakarta setelah Rakernas,” ujar Benhur.
Menurutnya, Rakerda menjadi momentum penting untuk memantapkan program kerja partai agar lebih optimal dalam menjawab tantangan sosial dan kemanusiaan yang dihadapi rakyat, khususnya memasuki tahun 2026.
Benhur menekankan bahwa tema Natal tahun ini memberikan refleksi mendalam tentang makna “menyelamatkan keluarga”, yang tidak hanya dimaknai sebagai keluarga dalam rumah tangga, tetapi juga keluarga besar bangsa Indonesia.
“Masih banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam kondisi tidak aman dan tidak nyaman. Ada yang terdampak bencana, penggusuran lahan, intimidasi hak-hak masyarakat marginal, hingga eksploitasi pertambangan. Ini harus menjadi catatan refleksi dan perjuangan kita bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, PDI Perjuangan berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan politik partai, tetapi juga menyentuh langsung aspek kemanusiaan dan keadilan sosial.
Dalam perayaan Natal tersebut, DPD PDI Perjuangan Maluku juga menyalurkan 530 paket Natal, yang memiliki makna simbolis sebagai peringatan “Hari Ulang Tahun ke-53” PDI Perjuangan.
“Jangan dilihat dari jumlahnya. Angka 530 ini melambangkan usia partai kita. Harapannya, seluruh kader dan rakyat mendoakan agar PDI Perjuangan terus membangun kebersamaan dengan rakyat dan semakin peka terhadap harapan mereka,” kata Benhur.
Terkait agenda ke depan, Benhur mengungkapkan bahwa partai juga akan melaksanakan “apel bencana” yang dirangkaikan dengan kegiatan “penghijauan”, sebagai bentuk tanggung jawab ekologis dan sosial.
“Apa yang dirusak harus kita perbaiki. Itu prinsip dasar perjuangan kita,” pungkasnya.(LD)














Komentar