MANGGUREBEMAJU.COM, Preservasi Ruas Jembatan Wai Mer pekerjaan belum sampai lima bulan jembatan tersebut mengalami kerusakan berat bahkan truk dan sopir juga turut korban karena terjadi kerusakan di atas jembatan. Kejadian ini Pengurus HMI Cabang Ambon Amir Sengan dalam rilisnya kepada media ini. Sabtu 1 Februari 2025, Menduga Kasatker, PPK dan kontraktor tidak becus dalam pekerjaan tersebut.
Lanjutnya, mengikuti perkembangan berita media banyak yang menyatakan BPJN gerak cepat memperbaiki kerusakan jembatan yang makan korban itu namun kejadian ini bukan harus di puja puji tetapi kualitas pekerjaan dan patut di evaluasi dengan baik agar tidak seperti kejadian jembatan Wai Mer I ini.
Tambahnya, Dugaan tidak becus ini bukan dan kerja asal-asalan ini bukan hanya kejadian jembatan Wai Mer I tetapi kita melihat pada RAP Preservasi Bula Masiwang Air Nanang patut di pertanyakan pekerjaan tersebut, Karena banyak jalan pica yang tidak di lakukan preservasi, ada juga preservasi selesai 2 bulan jalan tersebut mengalami kerusakan, dan kejadian-kejadian ini saya mengikuti ada postingan berita di salah satu media yang mengkonvermasi jalan rusak tersebut namun balasan Kasatker bahwa kondisi hujan, dan masih dalam masa pemulihan dan pemeliharaan.
“Kami tidak butuh pujian, kami tidak butuh segala bentuk alasan, kami hanya ingin Kasatker, PPK dan Kontraktor harus menjelaskan secara detail Soal kualitas aspal, kualitas perbaikan jembatan bukan mengambil langkah membangun jembatan di atas jembatan dan melakukan peralihan isu Gerak Cepat BPJN Maluku menangani kerusakan jembatan dan jalan.
Olehnya itu, DPRD Provinsi Maluku segera memanggil Kasatker I, II dan Kasatker III agar dapat hearing pendapat dengan kami dan di saksikan oleh publik. Sebab hal ini kami sangat menduga bahwa terjadi penggelapan uang negara dalam preservasi jalan dan jembatan sehingga pekerjaan asal-asalan mengakibatkan kerusakan dan korban. (Tim/*)














Komentar