oleh

Kasatker II BPJN Maluku Bantah Tuduhan “Anak Emas Kontraktor”, Leuwol : Tuduhan Asal Bunyi, Mari Bicara dengan Fakta

MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon, 15 Agustus 2025 – Kepala Satuan Kerja (Satker) Wilayah II Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Toce Leuwol, menegaskan bahwa tudingan dirinya sebagai “anak emas kontraktor” dan terlibat proyek bermasalah di ruas Bula–Masiwang hanyalah opini liar tanpa bukti.

Menanggapi pemberitaan salah satu media daring yang memuat tuduhan tersebut, Toce menyatakan kekecewaannya. Menurutnya, media semestinya menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan menyajikan informasi berbasis fakta, bukan sekadar asumsi.

“Maluku ini luas, dengan kondisi geografis yang tidak mudah. Kami bekerja maksimal untuk memberi layanan infrastruktur yang baik, tapi selalu dituduh tanpa dasar,” ujarnya di Ambon.

Ia juga menilai, aksi sejumlah LSM dan aktivis yang menggelar demonstrasi di Kantor BPJN Maluku cenderung lebih bersifat tekanan opini ketimbang menghadirkan solusi.

Aktivis Maluku Asal Kabupaten Seram Bagian Timur SBT, Saleh, ikut angkat bicara membela Toce. Ia menantang pihak yang melontarkan tuduhan untuk membawa bukti ke aparat penegak hukum.

“Silakan lapor kalau punya bukti. Pak Toce adalah putra daerah yang punya komitmen besar membangun Maluku,” kata Rumalean.

Senada, tokoh muda Maluku, Saleh, mengapresiasi kinerja Toce, terutama dalam memperjuangkan proyek strategis yang menyentuh daerah terpencil. Salah satunya, pembangunan jalan menuju Kecamatan Kilmuri sepanjang 31,7 kilometer serta 17 jembatan di ruas Bula–Masiwang–Air Nanang, yang dibiayai melalui SBSN dengan skema kontrak multiyears 2025–2027. Tender proyek ini ditargetkan rampung dan terkontrak pada akhir September 2025.

“Sebagai aktivis Maluku, mestinya kita malu berucap sembarangan. Maluku butuh kita semua untuk berjuang demi perubahan,” tegas Saleh.

Dengan penegasan ini, Toce berharap tuduhan tanpa dasar dapat dihentikan, dan semua pihak dapat fokus pada tujuan bersama: membangun Maluku dengan kerja nyata, bukan narasi negatif. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *