MANGGUREBDMAJU.COM, Coding kecerdasan artificial pengajar, (bimtek) ditingkat kabupaten kota digelar kemarin 9 Juli 2025, lantai 5 manise hotel-Ambon.
Kemarin sebelumya sudah diseleksi di tingkat kabupaten kota dipilih sebanyak 551 guru dan kepala sekolah.
Namun rekomendasi oleh Dinas adalah hanya sebanyak 135 guru dan kepala sekolah pilihan, yang akan siap mendapatkan bimtek/dilatih untuk menjadi pengajar selama 5 sampai 6 hari.
Hal ini disampaikan langsung oleh Feny Yohan Sari S.Pd, PIC PM coding kecerdasan artificial BMTK provinsi Maluku dalam wawancara bersama manggurebe maju media online disela jam istirahat.
Dijelaskan pula bahwa pelatihan pembelajaran mendalam ini merupakan salah satu program prioritas kemendikdasmen yaitu coding kecerdasan artifisial.
“Untuk tingkat provinsi itu sudah dilatih melalui direktorat dan sudah dianggarkan sama masing-masing direktorat dan ada sekitar 17 guru, 2 kepala sekolah, dan 2 pengawas” imbuhnya.
Disampaikan juga bahwa tingkatan sekolah yang mengikuti bimtek ini adalah dari guru-guru PAUD/TK SD SMP SMA SMK, dan mereka berharap saat kembali ke sekolah para peserta tetap menjalankan tugasnya dan setelah dibimtek akan menjadi tim pengajar untuk nantinya menjadi pengajar di pelatihan pelajaran mendalam.
“Bimtek pendekatan pembelajaran mendalam saat ini merupakan bimtek pertama kali yang dilakukan di tahun ini”, ungkapnya.
Harapan beliau 60 GP terstruktur dan mereka bisa menyerap materi yang nantinya akan diimplementasikan baik di sekolahnya mereka masing-masing, maupun juga mereka siap untuk menjadi pengajar, artinya mereka harus bisa mengimbaskan pada pembelajaran orang dewasa di sana.
“Kan disini ada practicing juga Kemudian mereka akan dilatih untuk membuat perencanaan pembelajaran berdasarkan pendekatan pembelajaran mendalam tadi kemudian mereka practicing,” tandasnya.
Untuk memastikan Apakah prinsip pembelajaran mendalam tadi sudah masuk atau tidak? Menurutnya akan dilihat di rangkaian hari pertama sampai hari kelima.
“Setelah mereka mengimplementasikan dalam practicing barulah diketahui apakah mereka bisa menyerap bimtek atau tidak.
Dengan demikian mereka sudah bisa dipastikan siap atau tidak untuk mengajar, “tutupnya. (LD)








Komentar