oleh

Gubernur Maluku Dorong SDM Lokal Kuasai Blok Masela dan MIP: “Masa Depan Kita Cerah, Berhenti Berkonflik!”

MM.COM, AMBON – Gubernur Maluku “Hendrik Lewerissa” menegaskan bahwa masa depan ekonomi Bumi Raja-Raja berada di ambang transformasi besar seiring dengan rencana peletakan batu pertama proyek strategis nasional, Blok Masela dan Maluku Integrated Port (MIP) tahun ini. Dalam acara Halal Bi Halal DPP Hena Hetu di Gedung Islamic Centre, Rabu (15/04/2026), Gubernur memproyeksikan terciptanya puluhan ribu lapangan kerja baru bagi generasi muda Maluku.

Peluang Emas di Blok Masela dan MIP

Gubernur mengungkapkan bahwa konsorsium INPEX, Pertamina, dan Petronas akan segera memulai operasional yang diprediksi menyerap belasan ribu tenaga kerja. Tak hanya itu, proyek Maluku Integrated Port (MIP) yang direncanakan sebagai penghubung logistik Indonesia Timur dan Australia, diperkirakan akan menciptakan tambahan 5.000 hingga 6.000 lapangan kerja.

“Ini tantangan bagi generasi muda Hena dan Maluku secara umum. Kita mau orang kita punya kesempatan di blok gas terbesar di Asia Tenggara. Caranya? Tingkatkan kemampuan, ikut kursus, dan fokus belajar bagi mahasiswa,” tegas Gubernur di hadapan masyarakat Jazirah Leihitu.

Tiga Syarat Mutlak bagi Investor

Gubernur menyatakan sikap kooperatifnya terhadap investor, namun dengan tiga syarat tegas demi melindungi kepentingan daerah:

1. Kepatuhan Hukum:** Investor wajib menaati regulasi perizinan dan lingkungan hidup.

2. Prioritas Tenaga Kerja Lokal:** Rekrutmen wajib mengutamakan masyarakat Maluku sebanyak-banyaknya.

3. Transfer Teknologi:** Adanya alih pengetahuan dari pakar global kepada pekerja lokal.

Klarifikasi Lokasi MIP: Berbasis Data Ilmiah

Terkait perdebatan lokasi pembangunan pelabuhan terintegrasi (MIP), Gubernur mengklarifikasi bahwa pemilihan kawasan Wai-Liang (Ambon Utara) didasarkan pada tiga studi kelayakan independen, termasuk dari pemerintah Belanda dan Pelindo.

“Saya tidak mau mengulangi kesalahan Bandara Kertajati yang dibangun tanpa perencanaan matang hingga sepi peminat. Keputusan ini berbasis data ilmiah agar investasi triliunan rupiah ini benar-benar berdampak,” tambahnya.

Seruan Kedamaian dari Ketua DPP Hena Hetu

Senada dengan Gubernur, Ketua DPP Hena Hetu, Ir. M. Saleh Hurasan, menyampaikan pesan emosional kepada pemuda di Jazirah Leihitu untuk menghentikan segala bentuk konflik antarwarga. Menurutnya, stabilitas keamanan adalah kunci utama agar peluang kerja di Blok Masela dan MIP dapat dinikmati oleh anak cucu Maluku.

“Stop sudah berkelahi! Tidak ada untungnya, semua rugi. Kita tidak bisa berbuat apa-apa jika hidup tidak stabil. Mari kita himpun potensi, siapkan keahlian, karena peluang besar sudah di depan mata,” imbau Saleh Hurasan dengan nada getir.

Transparansi Anggaran, Di akhir sambutannya, Gubernur juga meminta maaf jika ada aspirasi atau proposal masyarakat yang belum sempat direspons secara cepat. Hal ini dikarenakan kebijakan efisiensi anggaran yang sangat ketat akibat kondisi ekonomi global. Namun, ia tetap optimis bahwa dengan komunikasi yang baik ke Pemerintah Pusat, pembangunan infrastruktur di Maluku—termasuk RS representatif dan perbaikan jalan—akan terus meningkat di tahun 2026. (LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *