oleh

Elly Toisutta Kembali Nahkodai KOSGORO 1957 Maluku: Siap Panaskan Mesin Partai hingga Pelosok Bumi Raja-Raja

MM.COM, AMBON, 24 April 2026 – Musyawarah Daerah (MUSDA) II Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) KOSGORO 1957 Provinsi Maluku resmi berakhir dengan hasil yang krusial bagi peta politik di Maluku. “Elly Toisutta”, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt), kini resmi terpilih kembali untuk memimpin organisasi kemasyarakatan tersebut secara definitif.

Bertempat di Lt. 9 Zest Hotel Ambon, Jumat (24/4/2026), Musda yang mengusung tema “Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global” ini berlangsung aman dan lancar hingga malam hari.

Usai terpilih, Elly Toisutta menegaskan bahwa posisi KOSGORO 1957 sebagai organisasi pendiri, Partai Golkar tidak bisa dipisahkan secara ideologis maupun taktis. Ia menginstruksikan seluruh kader untuk merapatkan barisan demi memenangkan partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Kosgoro adalah rahim yang melahirkan Partai Golkar. Afiliasi politik seluruh kader wajib linier ke induk organisasi. Kami ingin program Kosgoro menyentuh setiap pelosok di Bumi Raja-Raja dan berdampak langsung pada kemenangan Golkar,” tegas Elly kepada awak media.

Elly yang juga merupakan Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemilu (Ambon, Buru, dan Buru Selatan) ini langsung mematok target tinggi. Pihaknya akan segera melakukan konsolidasi total untuk membentuk kepengurusan di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Maluku.

“Semangat kami adalah karya-kekaryaan, pengabdian, dan solidaritas. Pengabdian ini harus terjabarkan nyata di 11 kabupaten/kota. Kerja keras seluruh pengurus akan menjadi kunci,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Elly juga memberikan pandangan terkait dinamika Musda Golkar di beberapa daerah yang dikabarkan mengalami jalan buntu (deadlock), seperti di Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur (SBT).

Menurutnya, hal tersebut adalah tanda bahwa iklim demokrasi di internal partai sangat hidup dan dinamis. Ia meyakini kompetisi antar kader untuk meraih kursi kepemimpinan adalah cara terbaik menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

“Di Golkar, ketua dipilih melalui kompetisi, bukan penunjukan langsung. Dinamika di Malteng dan SBT adalah bagian dari proses. Kami yakin semua akan berakhir baik dan melahirkan pemimpin yang mampu membawa perubahan serta kemenangan besar, baik di Pileg maupun Pilkada mendatang,” tutupnya optimis.

Dengan terpilihnya kembali “Elly Toisutta” dalam Musda II ini dipandang sebagai langkah strategis bagi Partai Golkar Maluku untuk menjaga stabilitas internal dan memperkuat basis massa menjelang kontestasi politik yang kian dekat.(LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *