oleh

Benhur Watubun Tegaskan Sikap Politik PDI Perjuangan Maluku: “Bangun Maluku dari Laut Menuju Keadilan Sosial

MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon, 3 November 2025 — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Maluku, “Benhur George Watubun, S.T.”, menegaskan arah dan sikap politik partai untuk lima tahun ke depan, usai terpilih kembali memimpin DPD dalam “Konferensi Daerah (Konferda) ke-6 PDI Perjuangan Maluku”.

Dalam konferensi pers yang digelar di kantor DPRD PDIP karaoan Ambon, Benhur menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Konferda dengan “aman, tertib, dan demokratis”, serta berterima kasih kepada seluruh jajaran partai dan perwakilan DPP PDI Perjuangan yang hadir sejak awal hingga tuntasnya proses konferensi.

“Hari ini kita bersyukur karena seluruh proses Konferda berjalan dengan baik, adil, dan damai. Terima kasih atas dukungan semua pihak mulai dari Sekjen dan rombongan DPP, hingga seluruh kader yang menjaga semangat gotong royong dan persaudaraan,” ujar Benhur dalam sambutannya.

Kedaulatan Maritim Jadi Arah Politik PDI Perjuangan Maluku

Sementara itu, “Sekretaris DPD PDI Perjuangan Maluku, Nancy Purmiasa, S.Pd.”, menjelaskan tema besar Konferda ke-6 yaitu:

“Membangun Kedaulatan Maritim Maluku: Jalan Kerakyatan Menuju Keadilan Sosial.”

Nancy menegaskan bahwa tema ini bukan hanya simbol, melainkan “landasan ideologis dan strategis” untuk seluruh gerak politik partai di Maluku.

“PDI Perjuangan berpijak pada arahan Ibu Megawati Soekarnoputri bahwa kesalahan pembangunan nasional selama ini adalah berpikir kontinental, padahal Indonesia adalah negara kepulauan. Karena itu, PDI Perjuangan menegaskan bahwa pembangunan harus berbasis maritim,” jelas Nancy.

Menurutnya, DPD PDI Perjuangan Maluku berkomitmen mengintegrasikan seluruh sektor pembangunan mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga infrastruktur dengan semangat “kemandirian maritim”.

“Kita ingin membangun Maluku dari laut. Mulai dari rumah sakit apung, akses kesehatan bagi pulau-pulau kecil, pendidikan maritim, sampai ekonomi berbasis sumber daya kelautan. Semua fraksi PDI Perjuangan di provinsi dan kabupaten/kota akan memperjuangkan ini di lembaga legislatif,” tambahnya.

Regenerasi Kader dan Pembaruan Struktur

Menjawab pertanyaan wartawan terkait perubahan dua ketua DPC, Benhur menegaskan bahwa pergantian tersebut bukan karena persoalan loyalitas, tetapi bagian dari “regenerasi dan penyegaran organisasi.”

“PDI Perjuangan adalah partai progresif dan revolusioner. Kita tidak mempertahankan posisi hanya karena kedekatan, tapi karena prestasi dan dinamika. Regenerasi itu wajib agar partai tetap hidup dan peka terhadap perubahan sosial,” tegasnya.

Meneguhkan Cita-Cita Bung Karno: Laut Sebagai Beranda Depan

Benhur juga menyinggung kembali warisan pemikiran Bung Karno yang menjadikan “Maluku sebagai laboratorium besar penelitian oceanografi nasional.”

“Bung Karno hanya dua kali meletakkan batu pertama pembangunan, salah satunya di Kota Masohi. Itu simbol bahwa Maluku adalah masa depan Indonesia. Kita harus kembalikan laut sebagai beranda depan, bukan halaman belakang,” ujarnya disambut pekik Merdeka! dari peserta konferensi.

Ia menambahkan, PDI Perjuangan Maluku akan mendorong “politik hijau” dengan fokus pada “rehabilitasi lingkungan dan penghijauan wilayah produktif”, seperti Gunung Nona, Siwang, dan Passo, sebagai langkah nyata pasca-Konferda.

Fokus Hukum dan Reformasi Sosial

Dalam kesempatan yang sama, Benhur juga menegaskan komitmen partai terhadap “reformasi hukum dan keadilan sosial.”
Melalui bidang “Hukum dan Advokasi” serta “Reformasi Sistem Hukum Nasional”, PDI Perjuangan Maluku akan mengawal implementasi “KUHP Nasional Tahun 2023” yang berbasis nilai-nilai “Pancasila dan hukum adat.”

“Hukum harus berpihak pada rakyat, bukan alat kekuasaan. Kita ingin memastikan aparat penegak hukum bekerja jujur dan berkeadilan,” tegas Benhur.

Target Politik 2029: Rebut Kembali Kekuasaan untuk Rakyat

Menutup konferensi pers, Benhur menegaskan arah perjuangan partai ke depan.

“Hakikat politik adalah merebut kekuasaan, dan kekuasaan itu kita gunakan untuk kesejahteraan rakyat. Tahun 2029 PDI Perjuangan akan merebut kembali kekuasaan di Maluku. Kita akan berjuang mati-matian agar visi partai dapat diwujudkan dalam pemerintahan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wartawan dan masyarakat yang terus mengawal gerak perjuangan partai.

“PDI Perjuangan selalu terbuka terhadap kritik, masukan, dan informasi. Mari kita berjalan bersama lima tahun ke depan demi Maluku yang berdaulat di laut, adil di darat, dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya,” pungkasnya.

Berikut struktur/komposisi personalia DPD PDIP Provinsi Maluku masa Bhakti 2025-2030.

I. PIMPINAN DPD:
1. “Benhur George Watubun, S.T.” (Ketua)
2. “Johan Rahantoknam” (Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai)

II. BIDANG INTERNAL:
3. “Ir. Thobyhend J. M. Sahureka, M.T.” (Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif)
4. “Ir. James Richard Maatita” (Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi)
5. “Nurna Ningsih Batjo, S.Sos.” (Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi)
6. “Gerald Mailoa, S.T., M.T.” (Wakil Ketua Bidang Sumber Daya)

III. BIDANG PEMERINTAHAN:
7. “Debi Puspita Latuconsina, S.A.” (Wakil Ketua Bidang Politik)
8. “Benyamin Thomas Noach, S.T.” (Wakil Ketua Bidang Pemerintahan Otonomi Daerah)
9. “Aroby Kelian” (Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi)
10. “Jafri Taihuttu, S.H.” (Wakil Ketua Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional)
11. “Javet Djemy Pattiselanno” (Wakil Ketua Bidang Perekonomian)
12. “Tina Welma Tetelepta” (Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan)

IV. BIDANG KERAKYATAN:
13. “Santhy Enjelin Manuhutu” (Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana)
14. “Ir. Irfan Hamka” (Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi dan UMKM)
15. “Katrin Wokanubun” (Wakil Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial)
16. “Alhidayat Wajo” (Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga)
17. “Oliva Lasol” (Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa)
18. “M. Akmal S. Soulisa” (Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital)
19. “Franz Abednego Mansaby” (Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Pangan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan)
20. “Samson R. Atapary, S.H.” (Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi)

V. SEKRETARIAT:
21. “Nancy Purmiasa, S.Pd.” (Sekretaris)
22. “Cayetanus Dharma Angwarmase, S.IP.” (Wakil Sekretaris Bidang Internal)
23. “Ferly Gracia Tasik” (Wakil Sekretaris Bidang Program)

VI. BENDAHARA:
24. “Andreas J.W. Taborat” (Bendahara)
25. “Abdul Amin Buton, S.E.” (Wakil Bendahara). (*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *