MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon, 1 September 2025 – Pemerintah Kabupaten Buru Selatan menegaskan bahwa rekening gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sebelumnya sempat dipindahkan ke Bank Modern kini telah dikembalikan ke bank Maluku, sesuai ketentuan perundang-undangan. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Buru Selatan “Gerson E.Selsily S.E.,M.Pd” dalam wawancara eksklusif yang berlangsung di salah satu kafe di Kota Ambon pada Senin (1/9).
Wakil Bupati mengungkapkan bahwa pemindahan rekening dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Bank Modern sempat menjadi perhatian Gubernur Maluku. Menyusul hal itu, pihaknya segera melakukan klarifikasi kepada Sekretaris Daerah (Sekda).
“Setelah kami konfirmasi ke Pak Sekda, beliau menyampaikan bahwa rekening-rekening gaji ASN dari beberapa OPD yang sebelumnya dipindahkan ke Bank Modern sudah dikembalikan ke Bank Maluku,” ujar Wakil Bupati.
Ia menegaskan bahwa penyaluran gaji ASN harus melalui bank umum yaitu bank Maluku, bukan bank perkreditan rakyat (BPR), mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan.
Meski rekening telah dikembalikan, Wakil Bupati menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan di Bank Maluku, terutama bagi ASN yang membutuhkan layanan kredit.
“Kami berharap pihak perbankan, khususnya Bank Maluku, bisa memperbaiki pelayanan. Banyak ASN yang memiliki pinjaman, jadi perlu ada sinergi untuk saling membantu demi kesejahteraan ASN dan masyarakat Buru Selatan secara umum,” jelasnya.
Fokus pada Efisiensi dan Pelayanan
Lebih lanjut, Wakil Bupati juga menyinggung upaya efisiensi anggaran yang sedang dilakukan oleh pemerintah daerah. Ia memastikan bahwa langkah-langkah efisiensi tersebut tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Kami telah melakukan penyesuaian anggaran sesuai aturan, termasuk pada sejumlah item belanja. Ini bagian dari tanggung jawab kami dalam menjalankan tata kelola yang baik,” katanya.
Terkait dengan rencana pembagian Surat Keputusan (SK) bagi ASN, Wakil Bupati menyampaikan bahwa SK tersebut akan segera dibagikan dalam waktu dekat, dengan koordinasi bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
“Tanggalnya nanti akan kita bahas dan tentukan bersama. Yang penting, prosesnya tidak tergesa-gesa dan semua berjalan dengan tertib,” tambahnya.
Wakil Bupati mengakhiri wawancara dengan harapan agar pelayanan publik, terutama sektor perbankan, dapat lebih efektif dan efisien. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor di tengah kondisi efisiensi yang sedang berlangsung.
“Di masa efisiensi ini, semua pihak harus saling mendukung. Jika kolaborasi berjalan baik, maka pertumbuhan ekonomi di daerah juga akan ikut terdorong,” pungkasnya.(LD)








Komentar