oleh

Kota Ambon Siap Jadi Pilot Project Transformasi Kota, Lokakarya ICP-RPS NUDP BPIW Resmi Dibuka

MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon, 28 Agustus 2025 – Lokakarya “integrated City Planning” (ICP) dan “Roadmap Planning Support” (RPS) dalam kerangka “National Urban Development Project” (NUDP) resmi dibuka hari ini di Banda 3 Meeting Room, lantai 2, swissbell Hotel, Kota Ambon. Acara yang digelar pada pukul 08.00 WIT ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun rencana pengembangan kawasan prioritas di Kota Ambon secara terintegrasi.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur PUPR, “Apul Nababan”, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota dalam menyusun perencanaan pembangunan kawasan.

“Kita ingin membuat sebuah “pilot project” kawasan di Kota Ambon, yang bekerjasama oleh semua pemangku kepentingan, sehingga manfaatnya terasa nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Apul.

Ia menjelaskan bahwa saat ini sedang berlangsung proses finalisasi RPJMD di Kota Ambon, yang merupakan turunan dari RPJP.
Lokakarya ini diharapkan dapat memberikan masukan strategis terhadap arah pembangunan tersebut, terutama dalam menentukan kawasan prioritas berbasis urgensi, nilai strategis, dan kesiapan infrastruktur serta investasi.

Turut memberikan sambutan dan skaligus membuka dengan resmi kegiatan lokakarya ini, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat strategis bagi masa depan Kota Ambon yang akan merayakan ulang tahun ke-450 pada 7 September mendatang.

“Sebagai kota tua dengan sejarah panjang, Ambon menghadapi tantangan kompleks, terutama dalam penataan ruang pesisir yang semakin tertekan oleh pertumbuhan penduduk dan urbanisasi. Oleh karena itu, perencanaan yang sistemik dan kolaboratif sangat dibutuhkan,” ujar Wattimena.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan kawasan Teluk Ambon menjadi prioritas pemerintah kota, yang kini diarahkan menjadi kawasan “Waterfront City” modern dan adaptif.

“Kami ingin kawasan pesisir ini tidak hanya indah, tetapi juga fungsional dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta sosial masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kota Ambon menyatakan komitmennya untuk menyelaraskan program prioritas nasional dan daerah, termasuk mendorong kawasan Teluk Ambon sebagai salah satu kawasan strategis dalam proyek NUDP.

Tamu Undangan yang Hadir, Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur PUPR, Kepala Bidang Perencanaan Strategis dan Evaluasi Kinerja, Perwakilan dari Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri, Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah, Kemendagri, Asisten Deputi Percepatan Pembangunan Kawasan, Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pemerataan Wilayah, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Maluku, Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku, Kepala Balai Penataan Bangunan dan Kawasan, Kementerian PUPR, Kepala Kantor Pertanahan Kota Ambon, Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, Akademisi dari Universitas Pattimura dan lembaga pendidikan lainnya, Directur Ambon city of music dan organisasi masyarakat sipil.

Harapan Kedepannya, Lokakarya ini merupakan langkah awal dalam penyusunan “master plan” pembangunan Kota Ambon, yang nantinya dapat diintegrasikan dalam dokumen perencanaan nasional dan daerah. Pemerintah pusat juga tengah menyiapkan skema “loan” untuk mendukung proyek transformasi perkotaan yang berkelanjutan melalui program NUDP.

Kota Ambon diharapkan menjadi contoh sinergi pembangunan lintas sektor dan lintas tingkat pemerintahan, serta menjadi kota percontohan dalam pelaksanaan perencanaan kota yang terintegrasi dan berbasis kebutuhan masyarakat. (LD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *