
MANGGUREBEMAJU.COM, Ambon, 9 November 2025 — Fajar politik Partai Golkar kembali menyala di Bumi Raja-Raja. Dalam suasana penuh semangat persaudaraan dan musyawarah mufakat, “Umar Ali Lessy, S.P., M.M.” resmi terpilih “secara aklamasi” sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Periode 2025–2030, melalui forum “Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Maluku”, yang digelar di Swiss-Belhotel Ambon, Sabtu (8/11/2025) malam hingga dini hari Minggu (9/11/2025).
Aklamasi bulat itu terjadi setelah “Rohalim Boy Sangadji (RBS)” salah satu kandidat kuat dengan jiwa besar mengundurkan diri di tengah jalannya Musda. Sikap legawa tersebut menuai apresiasi luas dari seluruh peserta Musda karena dinilai mencerminkan “kedewasaan politik dan semangat menjaga persatuan” di tubuh Partai Golkar.
Dengan hanya tersisa satu calon, pimpinan sidang “Derek Loupatty” mengetuk palu tanda sahnya keputusan aklamasi. Tepuk tangan dan seruan “Aklamasi!” menggema di ruang sidang, menandai lahirnya babak baru kepemimpinan Partai Golkar Maluku.
Musda XI juga menghasilkan “Keputusan Nomor: HIP-096/MUSDA-XI/GOLKAR-MAL/2025”, yang menetapkan “Umar Ali Lessy, S.P., M.M.” sebagai Ketua DPD I dan Ketua Formatur Partai Golkar Maluku masa bakti 2025–2030.
“Penurunan kursi bukan alasan untuk berputus asa, melainkan cambuk untuk berbenah. Yang salah bukan perahu, tapi nakhoda yang harus menata arah,” tegas pimpinan sidang Derek Loupatty, menutup sidang dengan pesan penuh makna.
Pidato sang nahkoda, Dari Konsolidasi Menuju Pemenangan
Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Umar Ali Lessy mengawali dengan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas terselenggaranya Musda dengan aman dan lancar. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh unsur organisasi yang hadir mulai dari SOKSI, MKGR, KOSGORO, AMPG, KPPG, hingga Al-Hidayah, serta seluruh pengurus, kader, dan tamu undangan.
“Kita semua adalah keluarga besar Partai Golkar. Momentum ini bukan hanya tentang siapa yang terpilih, tapi tentang bagaimana kita bersama-sama membangun partai ini dengan hati, kerja, dan kebersamaan,” ujar Umar di hadapan peserta Musda.
Umar menegaskan, kepemimpinannya akan dijalankan dengan visi konsolidatif dan progresif, dengan lima fase kerja yang akan menjadi arah kebijakan DPD Golkar Maluku:
– Tahun pertama: Konsolidasi dan penataan organisasi.
– Tahun kedua: Akreditasi dan penguatan struktur.
– Tahun ketiga: Pemberdayaan kader.
– Tahun keempat: Pemantapan gerakan politik.
– Tahun kelima: Pemenangan pemilu.
“Saya lebih sedikit bicara, tapi lebih banyak bekerja. Apa yang kita ucapkan harus bisa kita buktikan,” tegas Umar disambut tepuk tangan peserta Musda.
Ia juga menyampaikan pesan kepada seluruh kader agar menjaga semangat gotong royong dan meneguhkan persaudaraan politik.
“Golkar adalah miniatur pluralisme Indonesia. Dari berbagai suku, agama, dan latar belakang, kita disatukan oleh cita-cita yang sama mengabdi untuk masyarakat dan membangun bangsa,” ujar Umar dengan penuh keyakinan.
DPP Apresiasi: Golkar Maluku Akan Bangkit di Bawah Umar Lessy
Penutupan Musda XI Partai Golkar Maluku dilakukan oleh “Fajar R. Zulkarnaen”, perwakilan “DPP Partai Golkar”, yang datang langsung dari Jakarta. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Musda yang dinilai sebagai salah satu yang paling dinamis dan bermartabat di seluruh Indonesia.
“Saya sudah menghadiri banyak Musda, tetapi Musda Maluku ini berbeda. Tegang, dinamis, tapi berakhir dengan indah. Ini bukti bahwa kader Golkar Maluku matang dalam berdemokrasi,” kata Fajar.
Ia kemudian memberikan penghormatan khusus kepada Umar Ali Lessy, yang disebutnya sebagai sosok pekerja keras dan berintegritas tinggi.
“Saya mengenal Pak Umar sejak lama. Ia orang yang bicara sedikit, tapi kerja banyak. Dedikasinya luar biasa. Ketua Umum kita, menaruh kepercayaan penuh padanya,” ujarnya.
Fajar menambahkan, Umar Ali Lessy adalah salah satu kader terbaik yang akan membawa Golkar Maluku menuju kejayaan.
“Saya yakin, di bawah kepemimpinan Bung Umar, Golkar Maluku akan kembali jaya. Jadikan Maluku simbol pluralisme Indonesia, tempat di mana keberagaman menjadi kekuatan,” pungkasnya.
Dengan mengucapkan “Alhamdulillah,” Fajar secara resmi menutup “Musda XI Partai Golkar Provinsi Maluku Tahun 2025” diiringi sorak semangat seluruh kader Partai Beringin.
Lewat kepemimpinan baru yang tegas, visioner, dan terbuka terhadap semua elemen, Golkar Maluku bertekad menjadikan periode 2025–2030 sebagai “era kebangkitan baru Partai Beringin” demi “Maluku yang maju dan Indonesia yang lebih kuat”.(LD)








Komentar